muallif sholawat wahidiyah

muallif sholawat wahidiyah

sholawat wahidiyah



19 komentar:

  1. jangan nangis terus2an ........... malu di lihat orang tuch.Biasa aja donkzzz

    BalasHapus
  2. fuck u kalau nangis teruzzz
    kaya anak keacil tauu
    ketemu gw , akan gw hajar habis2an ( gebukin )
    sama antek2 loe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inilah contoh preman kampung.......muslim berlabel preman= teroris.

      Bicara asal sperti anak TK

      Hapus
    2. kami menangis karena dosa dosa kami ...tidak ada hubunganya dengan anda SEKIAN

      Hapus
  3. @anonim.. kalo belum ngamalin sholawat wahidiyah,,qm gak akan tau rasanya kaya apa.. jangan liat nangisnya doang.. coba rasain ndiri sensasinya..!!! baru ngluarin komentar !!!

    BalasHapus
  4. daripada nangis krn putus cinta ,lebih baik nangis krn ingat dosa2 kita yg telah lalu.. dan itu yg di lakukan para pengamal wahidiyah..dengan berwasilah kpd Rasulullah SAW ..agar kita lebih dekat kpd Alloh SWT.. jadi selama mereka para pengamal,tdk melanggar hukum ,lha apa salahnya.. kalo loe gak suka ,diem aja.. jangan membuat perpecahan..toh tarekat wahidiyah ,telah mendapat persetujuan dari para 'ulama,dan pemerintah..jadi no problem kan.. itung2 bisa memperbaiki moral anak bangsa,,yg amburadul..jadi ngapain loe mau gebukin mereka.. jangan omdo,buktikan!!!

    BalasHapus
  5. ini apa,,,sm2 umt islm kok kasar,belajar brbuat baik dulu,,sholat 5 wktu aj msh bolong2,.,

    BalasHapus
  6. gini deh kalau sama-sama gak paham

    BalasHapus
  7. http://sholawat-wahidiyah-miladiyah.blogspot.com/

    BalasHapus
  8. nabi adam ja karna membuat satu kesalahan aja,tobat nangis bertaun2 ja..blum ditrima alloh..po maneh kita manusia biasa tiap hr ,tiap detik seakan2 mlakukan dosa..masak ga punya penyesalan blas....masak berdo'a ga gelem nangis...giliran kehilangan uang ae nangis nyesel ga karuan..hadeh
    ...

    BalasHapus
  9. Sholawat Wahidiyah & ajaran wahidiyah adalah seruan gaib dari langit yang tertinggi untuk seluruh umat manusia di penghujung akhir zaman. Sebagai peluruh hawa nafsu duniawi yang bergejolak di hati setiap insan.

    Di tengah peradaban dunia yang sudah mencapai puncaknya, wahidiyah mampu memberi kontribusi & solusi untuk segala kerumitan serta dapat menjernihkan hati / ma'rifat billah.

    Zaman mulai menuju di akhir naza'nya........dengan wahidiyah-lah kita dapat menangis bersimpuh di hadapan Alloh SWT wa Rosullihi SAW di belakang beliau Ghouts hadzaz zaman shultonul aulia' untuk memohon ampunan,fadhol & hidayah demi keselamatan yang hakiki.

    Kini, sesuatu yang besar akan segera terjadi....sebuah huru-hara yang amat besar di akhir zaman ini yang penuh konspirasi, bencana alam, maupun problema kehidupan.
    Dan bumi pun akan menangis dengan semua itu.

    Dalam enghadapi sebuah huru-hara yang besar nanti, kita harus mempersiapkan senjata ampuh untuk menghadapi hal tersebut. Senjata ampuh tersebut adalah do'a.
    Dengan kubah wahidiyah, kita akan selamat menghadapi semua itu.

    Pengamal wahidiyah merupakan pasukan Alloh yang sangat cinta kedamaian & penuh cinta antar sesama, yang juga ikut menyongsong kedatangan Imam Mahdi wa Nabi Isa as di hari yang tidak lama lagi, untuk melawan sebuah konspirasi akbar, melawan kekuatan setan, melawan keserakahan, melawan angkara.

    Kekuatan besar dari langit akan segera terwujud untuk kita jika kita benar-benar dapat berodensi kepada Alloh SWT wa Rosullihi SAW dengan ilmu wahidiyah dan dibelakang Ghouts hadzaz zaman Ra.

    BalasHapus
  10. wahidiyah tu sesat dan menyesatkan.amalan yang dilarang oleh nabi dan sahabatnya malah diamalkan.itusih bisikan gaib dari IBLIS bukan ALLAH.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Besok klo ada lowongan jg Tuhan, anonim deh yg pling masuk kriteria, sdh pinter men sesat2 kan..tooppp anonim, akrab lg dgn bisikan.iblis, krn bs mnyimpulkan sesuatu itu bisikan iblis,,,busyeettt...top anonim, saya sembah anda deh biar d fatwa sesat..asiikk

      Hapus
    2. Hidup Si anonim yg sdh pinter bilang sesat menyesatkan, sangat berpeluang jadi, klo ada lowongan jadi Tuhan,,,,

      Hapus
    3. sholawat kog dilarang to mas anonim ALLAH aja bersholawat

      Hapus
  11. Fafiru ilallah..

    BalasHapus
  12. Itulah susahnya orang yang tidak mau mengikuti tradisi ulama dahulu dalam belajar ilmu agama, untuk sebuah hadits saja seorang ulama sampai menempuh perjalanan berbulan-bulan dalam rangka otentifikasi. Wahidiyah sesuatu yang datang tanpa sanad/mata rantai dari pelaku-pelaku hadits/ulama. Tidak menyebutkan sandaran dari ulama Syafi'iyyah. Yang mereka sebutkan hanya orang2 setempat yang tidak dikenal sebagai jumhur ulama/ panutan dalam bermazhab. Sungguh musibah yang sangat besar jika agama dibangun dari pengalaman intuisi pribadi bukan dari sanad. Belajarlah dan terus belajar-ketika anda sudah melewati batas kebenaran.., sadarlah dan jaga kesadaran itu perlu

    BalasHapus
  13. saya mau sharing. bukan menghujat atau menghina. saya pernah mengikuti sholawat ini. tapi berhenti karena menurut kyai saya, dimana saya belajar Quran dan Hadist mulai kecil, sanadnya tidak sampai ke nabi Muhammad saw. Melantunkan sholawat tidak salah. sholawat kepada Nabi Muhammad saw. itu baik sekali. asalkan sholawat tersebut sanadnya sampai kepada nabi, sesuai ajaran nabi di dalam kitab Hadist, yang mana hadist tersebut juga hadist shohih.
    Diceritakan, awal mulanya ketika Kyai Madjid waktu itu bermimpi bertemu nabi Muhammad saw. dan memperoleh sholawat wahidiyah. tapi dalam mimpi tersebut, kyai madjid tidak behadap2 an langsung dengan Nabi. Nabi menghadap ke belakang. jadi ke absahan mimpi tersebut tidak bisa di akui karena tidak akan ada yang bisa (jin, setan dan Iblis) menyerupai wajah nabi, sedangkan di mimpi tersebut wajah nabi tidak tampak. hanya ada seorang laki-laki yang menghadap ke belakang dan menyatakan bahwa ia adalah Nabi Muhammad. Dan, sholawat ini menjadi tidak boleh dilafadzkan karena sanadnya tidak sampai kepada Nabi Muhammad.
    untuk masalah tangisan, alangkah lebih baik jika menangisi dosa tanpa perlu diketahui orang. dikhawatirkan hati menjadi riya/ sombong karena merasa hati sudah bersih sehingga mudah menangisi dosa. Wallahu A'lam.

    BalasHapus